Bacot

Author : Mr Aweek

Assalamualaikum kawula muda yang ngakunya kekinian tapi ketinggalan zaman huahuahua

Sebelumnya perkenalkan nama gua Mr.Aweek , gua mau share sedikit terkait artikel gua yang berjudul BACOT.

Sejatinya manusia itu adalah makhluk yang senang berinteraksi dan di dalam proses interaksi itu sendiri pasti ada yang namanya komunikasi.

NAH semakin sering terjadinya komunikasi di dalam urusan PERMANUSIAAN otomatis semakin banyak kata” yang berkembang dari situ dan dari kata” yang berkembang tersebut muncullah kata” atau kosakata yang baik maupun yang buruk yang dimana kata” buruk itu sendiri gua definisikan dengan BACOT.

Mungkin kalian udah sering ngedenger dan tau pasti apa itu bacot (bukan bacol ye). Dan Yap bacot adalah sebuah ungkapan yang sia-sia dimana banyak kata-kata tidak berbobot, tidak beretika dan tidak berakhlakul karimah mengatasnamakan sesuatu hal yang tidak berguna yang sering diucapkan oleh orang-orang contohnya aja adalah lu sering ngatain orang lain.
dibalik bacot itu sendiri Gue juga merasa miris karena banyak orang”  yang mungkin dikarenakan pergaulan sosial dan lingkungan sosialnya banyak membicarakan hal-hal yang tidak berguna dan berujung kepada kata” yang buruk sehingga membuat level dirinya semakin turun ataupun dia menghancurkan level orang lain (dikata game online kali yakk)

sadar enggak sih guys sebenarnya apa yang lu ucapkan itu mencerminkan diri lu sendiri dan setiap perkataan yang tidak berguna yang keluar dari mulut manis lu tapi bau bangke itu sama saja disebut BACOT, dan semakin seringnya lu mengucapkan kata” yang menyakiti hati orang, kata” yang menggunjing orang,  kata” yang dimana hal tersebut membuat diri lu  semakin buruk baik di mata lu sendiri maupun dimata orang, sama saja lu termasuk orang yang tidak berguna.

Coba aja lu bayangin guys lu pas ketika lu becanda tapi ternyata bercandaan lu diam-diam membuat sakit hati orang lain dan akhirnya lu itu ternyata diam” didoain keburukan sama orang yang lo sakitin. hatinya karena ucapan mulut bau lu itu

Nah di situ Kita juga harus berpikir bahwasanya hal itu tidak perlu kita lakukan karena Pentingnya menjaga etika dalam perkataan itu sama saja pentingnya lu untuk menjaga kapasitas diri lu.

Bukan bermaksud JAIM ya tapi kan memang sudah jelas bahwasannya semakin kita tua kita harusnya penting untuk menjadi lebih baik lagi walaupun secara akhlak belum baik at least secara ucapan kita berusaha baik. karena bukan berarti orang-orang di luar sana yang kalian lihat pencitraan dengan bulunya (*eh mulutnya) adalah orang yang busuk, tapi bisa jadi ternyata mereka adalah oran” yang mencoba untuk memperbaiki dirinya mungkin melalui mulutnya terlebih dahulu baru akhlaknya. Walaupun gua sendiri juga masih sangat sangat BERUSAHA memperbaiki diri gua dari ucapan yang sia sia itu guys.

Karena setiap dari kita ini adalah pembelajar, dan sebaik-baiknya pembelajar adalah ia yang tetap terus bangkit walaupun ia sering tergoda ataupun lalai dalam pembelajarannya itu sendiri, dan itulah yang tetap menjadi PR bagi kita semua bahwasannya perlu untuk belajar lebih baik dan hal itu tentunya bisa dimulai dari BACOTAN LU !

Dan lu harus tau yang paling cepat ngebawa kita ke neraka adalah ucapan kita guys so jangan pernah putus asa dan tetap selalu belajar ya biarkan Tuhan yang menjadi penilai terbaik untuk kita yang dimulai dari perkataan baik kita untuk orang lain maupun untuk diri kita yaa 😀

kebetulan gua ada podcast BACOOT (“O” nya 2 yak) di Spotify dengerin yakkk

Tinggalkan komentar