Obrolan Grup WhatsApp

Author : Radhi Inzaghi

Sebelum masuk ke topik pembahasan, saya punya satu pesan yang mungkin teman-teman tidak bisa abaikan begitu saja. Apa itu? Jangan pernah me mute pesan dari grup WhatsApp.

Setiap dari kita yang memiliki hp mulai dari hp kentang sampe hp apel pasti punya yang namanya grup WhatsApp. Dari mulai gup WA keluarga kah, grup WA anak, grup WA cucu, grup WA kelas, grup WA angkatan, sampe grup WA kontrakan pun pasti ada.

Nah, hal-hal yang dibahas grup WA itu juga gak selamanya gak penting bro, kadang-kadang malah gak penting banget. Dari share BCan kuota gratis 100 Gb, BCan tentang kajian Hijrah, sampe BCan jual Helikopter pun adaa gaes. Beneran ga boong. Tapi terkadang dari semua BCan yang dikirim tersempil percakapan-percakapan menarik yang sayang untuk dilewatkan. Malah kadang kita sampe nyesel gegara ga nimbrung tuh di grup.

Jadi ceritanya tadi malam di grup WA angkatan SMA saya, ada pertanyaan menarik tentang virus yang lagi viral akhir-akhir ini. Pertanyaannya kurang lebih begini. Dari mana sih virus Corona ini muncul? Apakah memang sengaja dibuat? Atau memang bencana alam saja yang tiba-tiba muncul? Atau memang ada konspirasi Wahyudi dan pasukannya yang menyebabkan virus ini menyebar?

Saya sebagai tim tukang nyimak di grup WA melihat jawaban-jawaban yang begitu beragam dari teman saya. Ada yang mengatakan itu merupakan konspirasi Amerika untuk menghancurkan ekonomi China. Enta, saya begitu tak percaya dengan jawaban ini. Ada juga yang mengatakan adzab untuk orang kafir sambil menunjukkan Screenshot an ayat Al-Qur’an sebagai dalil. Ada pula yang mengatakan, bahwasanya ilmuwan menemukan beberapa kemiripan di bagian virusnya, sama dengan yang di Kelelawar, artinya asal virus ini memang dari kelelawar, kemudian ada bagian yang evolusi logis jadilah virus corona yang sekarang. Jadi masih ada kemungkinan bahwa virus ini merupakan buatan laboratorium.

Dari semua jawaban temen-temen saya mungkin saya lebih condong ke jawaban yang terakhir, karena memang mungkin yang paling logis juga, tapi entahlah kebenarannya berapa persen saya juga gatau. Wong juga pendapat.

Oke, kalo tadi pendapat temen-temen saya sekarang gantian pendapat saya yang mungkin saya juga ambil dari pendapat orang lain sih wqwqwq. Jadi gini gaes, menurut saya, pertanyaan yang dilontarkan teman saya tadi itu emang rada sulit untuk dijawab pada saat-saat seperti ini. Bahkan para peneliti dan kawan-kawannya pun belum bisa menjawab dengan pasti kenapa ada virus Corona ini. Apalagi saya yang kerjaannya cuman rebahan sambil twitteran.

Ibaratnya gini, misal nih dihadapan kalian ada kebakaran besar. Pertanyaan nya apa yang kalian dan orang-orang disekitar tempat kebakaran tersebut lakuin terlebih dahulu? Apakah mencari asal muasal si api muncul? Atau memadamkan api yang makin lama makin besar? Yaa pasti jawabannya yang kedua dong.

Nah sama halnya dengan si Corona ini. Sekarang bukan lah waktu yang tepat menanyakan hal-hal seperti tadi. Yang seharusnya kita lakukan sekarang adalah mencegah agar si Corona ini makin menyebar terlebih dahulu. Gimana caranya? Banyak bro, yang paling pertama tentu dengan stay di rumah, jangan keluar rumah kecuali ada kebutuhan yang mendesak. Inget! Cari duit kebutuhan mendesak ya, masa yaiya pemerintah nyuruh masyarakat di rumah tp kita gak dikasih apa-apa. Itu mah namanya Lauk Daun.

Selanjutnya jaga kebersihan, dari mulai baju yang kalian pakai jikalau abis berpergian dari luar, jangan lupa langsung dicuci, cuci tangan sudah pasti, selalu sedia hand sanitizer kalo lagi keluar, sampai barang-barang yang kalian bawa dari luar pun jangan lupa disemprot pakai disinfektan. Oiya terakhir akhlak jangan lupa tuh dibersihin, udh berhari-berhari di rumah masih aja blangsak. Astagfirullah.

Belom lagi pola hidup sehat tetap perlu dijaga. Dari mulai makanan, minuman, sampe olahraga jangan lupa. Berjemur juga termasuk yaa, kalo bisa sambil ditemani minuman jamu macam empon-empon biar daya tahan tubuh makin kuat. Bukan sama Dalgona Coffe, yg buatnya aja diaduk-aduk dulu sampe lebaran. Huft~

Terakhir.

Ingat yaa teman-teman semua, kita bisa menghentikan virus ini. dimulai dari peduli. Dari diri kita, keluarga kita, dan orang-orang di sekitar kita. Dan jangan lupa bantu sesama. Semoga bermanfaat.
Selamat hari Minggu. Jangan lupa rebahan. Xixixixi ~

Tinggalkan komentar